Sobat Bintang, setiap tahun jutaan siswa bersaing memperebutkan kursi di jurusan-jurusan favorit PTN seperti Kedokteran, Teknik Informatika, dan Hukum. Tapi tahukah kamu bahwa ada strategi yang lebih cerdas? Memilih jurusan underdog, yaitu jurusan sepi peminat tapi punya prospek kerja tinggi, bisa menjadi langkah jitu untuk tembus PTN sekaligus membukaย peluang karier yang menjanjikan.
Berdasarkan data SNPMB 2025, rasio keketatan beberapa jurusan populer seperti Kedokteran UI mencapai 1:45ย artinya dari 45 pendaftar, hanya 1 yang diterima. Bandingkan dengan jurusan underdog yang rasionya bisa 1:3 hingga 1:8. Peluang masuk jauh lebih besar, sementara kebutuhan industri terhadap lulusannya justru terus meningkat.
Apa Itu Jurusan Underdog di PTN?
Jurusan underdog adalah program studi yang memiliki jumlah pendaftar rendah dibanding kuota yang tersedia. Bukan karena kualitasnya buruk, melainkan karena kurang dikenal atau belum populer di kalangan siswa. Menurut data tirto.id, beberapa bidang justru mengalami kekurangan tenaga ahli secara nasional, sehingga lulusannya memiliki daya saing tinggi di pasar kerja dengan tingkat persaingan yang lebih rendah.
Ringkasan: 5 Jurusan Underdog PTN Terbaik
Berikut perbandingan singkat 6 jurusan underdog di PTN berdasarkan prospek kerja, estimasi gaji awal, dan ketersediaan di kampus negeri:
| Jurusan | Bidang Kerja Utama | Rata-rata Gaji Awal | Tingkat Persaingan Masuk PTN | PTN yang Ada |
|---|---|---|---|---|
| Aktuaria | Asuransi, Perbankan, Konsultan Keuangan | Rp8โ15 jt/bln | Rendah | UI, IPB, UNPAD |
| Teknik Geodesi | Konstruksi, Pertambangan, BIG, BPN | Rp6โ12 jt/bln | RendahโSedang | UGM, ITB, ITS, UNDIP |
| Ilmu Perpustakaan & Informasi | Knowledge Manager, Data Curator, Arsiparis Digital | Rp4โ8 jt/bln | Sangat Rendah | UI, UGM, UNPAD, UNDIP |
| Oseanografi | LIPI, BRIN, Pertambangan Lepas Pantai, BMKG | Rp5โ10 jt/bln | Sangat Rendah | ITB, IPB, UNDIP, UNHAS |
| Teknik Lingkungan | KLHK, Konsultan AMDAL, Perusahaan Energi Terbarukan | Rp6โ12 jt/bln | RendahโSedang | ITB, UI, ITS, UGM, UNDIP |
Sumber: Data industri BPS 2024, tirto.id, dan portalkarir.com (data estimatif, dapat berbeda tergantung perusahaan dan lokasi kerja)
Profil Lengkap Jurusan Underdog PTN
1. Aktuaria: Jurusan Langka dengan Gaji Tertinggi
Aktuaria mempelajari pengelolaan dan prediksi risiko keuangan menggunakan matematika, statistika, dan analisis data. Di Indonesia, jurusan ini hanya tersedia di beberapa PTN termasuk UI, IPB, dan UNPAD. Sehingga persaingan masuknya jauh lebih rendah dari jurusan sains populer lainnya.
Mengapa prospeknya besar? Regulasi OJK mewajibkan setiap perusahaan asuransi memiliki minimal satu aktuaris berlisensi. Sementara itu, jumlah aktuaris bersertifikat di Indonesia masih sangat terbatas, data Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) per 2024 mencatat kurang dari 800 aktuaris Fellow aktif di seluruh Indonesia. Kebutuhan industri terhadap tenaga aktuaris masih jauh lebih besar dibandingkan jumlah tenaga yang tersedia.
Lulusan Aktuaria dibutuhkan di industri asuransi jiwa dan umum, perbankan, dana pensiun, perusahaan konsultan keuangan, dan regulator seperti OJK.
2. Teknik Geodesi : Tulang Punggung Infrastruktur Indonesia
Teknik Geodesi berfokus pada pengukuran, pemetaan, dan pengelolaan data spasial bumi. Jurusan ini punya peran krusial di balik setiap pembangunan infrastruktur Indonesia, dari jalan tol hingga ibu kota baru.
Dengan maraknya proyek infrastruktur nasional, permintaan tenaga geodesi terus meningkat. Badan Informasi Geospasial (BIG) secara rutin membuka rekrutmen lulusan Geodesi, begitu pula perusahaan tambang, migas, dan konsultan sipil. Perkembangan teknologi drone mapping dan GIS (Geographic Information System) juga membuka peluang baru di industri geospatial digital.
- Instansi pemerintah: BIG, BPN, Kementerian PUPR.
- Industri swasta: pertambangan, migas, konstruksi, konsultan pemetaan.
- Peluang baru: startup geospasial, drone mapping, dan pengembangan smart city.
3. Ilmu Perpustakaan & Informasi : Bukan Sekadar Jaga Buku
Banyak orang masih memiliki persepsi yang keliru tentang jurusan ini. Di era big data, Ilmu Perpustakaan telah bertransformasi menjadi bidang pengelolaan informasi dan data. Lulusannya tidak hanya bekerja sebagai pustakawan, tapi juga sebagai knowledge manager, data curator, hingga information architect di perusahaan teknologi.
Ketersediaan jurusan ini di PTN cukup banyak (UI, UGM, UNPAD, UNDIP) dengan tingkat keketatan yang sangat rendah, kesempatan masuk PTN favorit jadi lebih terbuka lebar bagi Sobat Bintang yang strategis.
4. Oseanografi : Ahli Laut yang Makin Dibutuhkan
Indonesia adalah negara kepulauan dengan 70,8% wilayahnya berupa lautan (BPS, 2023). Ironisnya, jumlah ahli oseanografi masih sangat terbatas. Jurusan Oseanografi mempelajari fenomena laut, arus, potensi sumber daya alam, hingga dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut.
Lulusan Oseanografi dibutuhkan di BRIN (dahulu LIPI), BMKG, industri minyak dan gas lepas pantai, serta lembaga riset internasional yang semakin banyak berfokus pada isu perubahan iklim. Isu El Nino dan kenaikan permukaan laut membuat bidang ini semakin strategis ke depannya.
5. Teknik Lingkungan : Jurusan dengan Masa Depan Paling Relevan
Di tengah krisis iklim global, Teknik Lingkungan menjadi salah satu jurusan dengan relevansi paling tinggi untuk 20 tahun ke depan. Jurusan ini mempelajari pengelolaan limbah, kualitas air dan udara, analisis AMDAL, serta teknologi energi terbarukan.
Regulasi pemerintah yang semakin ketat terkait lingkungan hidup โ termasuk kewajiban penyusunan dokumen AMDAL โ membuat perusahaan di berbagai sektor wajib merekrut tenaga ahli lingkungan. Permintaan ini diperkirakan terus meningkat seiring target net zero emissions Indonesia pada tahun 2060.
Baca juga : FK UI vs FK Unpad: Perbedaan Sistem Pembelajaran & Kurikulum yang Wajib Dipahami
Kenapa Jurusan Underdog Adalah Strategi Cerdas?
Ada dua keuntungan utama memilih jurusan underdog yang sering diabaikan siswa:
- Peluang masuk PTN lebih besar. Dengan rasio pendaftar yang lebih rendah, peluang Sobat Bintang lolos ke PTN favorit menjadi lebih besar dibandingkan jurusan yang tingkat persaingan yang sangan ketat.
- Persaingan di dunia kerja lebih rendah. Ketika jumlah lulusan sedikit sementara industri terus membutuhkan, posisi tawar kamu di pasar kerja otomatis lebih kuat.
Tentu saja, memilih jurusan underdog bukan berarti memilih asal-asalan. Yang perlu Sobat Bintang pastikan adalah minat dan kemampuan yang sesuai, kebutuhan industri yang terbukti ada, dan ketersediaan jurusan di PTN yang diinginkan.
Tips Memilih Jurusan yang Tepat
- Riset kebutuhan industri , cek lowongan kerja terbaru di Linkedin, JobStreet, atau situs rekrutmen pemerintah.
- Ukur minat dan kemampuanmu, jurusan underdog tetap butuh komitmen dan kemampuan dasar yang sesuai
- Cek ketersediaan prodi di PTN tujuanmu, tidak semua PTN membuka semua jurusan underdog
- Persiapkan diri secara akademik,ย nilai UTBK yang baik tetap jadi kunci, bahkan untuk jurusan sepi peminat
Sobat Bintang, memilih jurusan kuliah adalah keputusan strategis, bukan sekadar mengikuti tren. Jurusan underdog bisa menjadi peluang emas untuk masuk PTN impian sekaligus membangun karier dengan prospek kerja yang menjanjikan. Ingat, ikhtiar terbaik adalah yang dilakukan dengan perencanaan matang dan usaha yang sungguh-sungguh, insyaAllah hasilnya tidak akan mengecewakan.
Untuk mempersiapkan diri masuk PTN,ย termasuk jurusan-jurusan underdog yang kompetitif. Sobat Bintang bisa mulai dengan program bimbingan terstruktur klik disini.
Referensi
- Tirto.id โ Daftar Jurusan yang Sedikit Peminat tapi Peluang Kerja Besar
- Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) โ Data Aktuaris Berlisensi Indonesia 2024
- Badan Pusat Statistik (BPS) โ Data Wilayah Kelautan Indonesia 2023
- SNPMB BPPP Kemendikbud โ Data Keketatan Seleksi SNPMB 2025
- Portal BPSDM Jambi โ 6 Jurusan Kuliah Sepi Peminat tapi Gaji Tinggi








