Keunggulan SMA Taruna Nusantara, Favorit Para Siswa
Keunggulan SMA Taruna Nusantara

Bagikan :

Bagi kamu yang memiliki cita-cita menjadi TNI atau polisi, mungkin bersekolah di SMA Taruna Nusantara (Tarnus) adalah keputusan yang tepat. SMA Tarnus merupakan sekolah menengah atas berasrama yang terletak di Magelang. Sekolah ini menekankan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan semi militer. 

Sebenarnya tak hanya TNI atau polisi saja, SMA Tarnus pun juga berhasil mencetak generasi penerus yang berhasil menjadi seorang pengusaha, tenaga kesehatan, politikus, dan lain-lain. Tentunya, keberhasilan para alumninya ini tak lepas dari keunggulan SMA Tarnus yang tak perlu diragukan lagi.

Keunggulan SMA Taruna Nusantara

Kira-kira, apa saja keunggulan SMA Taruna Nusantara sehingga mampu mengantarkan para lulusannya menjadi orang yang sukses dan berhasil, ya? Yuk, simak beberapa penjelasan berikut ini!

  • Menanamkan Jiwa Nasionalisme

Seperti namanya, SMA Tarnus memiliki sistem pendidikan yang mengajarkan siswa-siswanya untuk mencintai Nusantara atau Tanah Air Indonesia. Bahkan, sekolah ini memiliki mata pelajaran khusus untuk mengajarkan hal ini, yaitu Kenusantaraan dan Bela Negara.

Mata pelajaran ini dibuat untuk menunjang tiga wawasan yang sangat dijunjung oleh SMA Tarnus, yaitu wawasan kebangsaan, wawasan kejuangan, dan wawasan kenegaraan. Dengan harapan dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air pada diri siswa-siswanya.

  • Menumbuhkan Sikap Kepemimpinan

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa SMA Tarnus mengusung konsep semi militer dalam sistem pendidikannya. Sekolah ini pun juga didampingi oleh para TNI-AD. Oleh sebab itu, para siswa sudah terbiasa meniru sikap kepemimpinan dan tanggung jawab.

Tentunya, sistem pendidikan dan pembentukan karakter yang seperti ini sangat bagus untuk mencetak generasi bangsa yang lebih baik.

  • Mencetak Generasi Penerus yang Kuat dan Disiplin

Tak perlu diragukan lagi, sistem pendidikan semi militer ini juga membuat para siswa SMA Tarnus menjadi generasi penerus yang kuat dan disiplin. Bagaimana tidak, mereka ditempa dengan kurikulum pendidikan yang mandiri dan disiplin setiap hari selama tiga tahun lamanya. 

Selain itu, siswa baru yang diterima di SMA Tarnus juga akan menjalani masa basis selama beberapa bulan. Pada masa ini, seluruh siswa tidak diizinkan untuk dijenguk dan menerima telepon atau surat dari keluarganya. 

Para siswa pun tidak boleh meninggalkan kawasan sekolah. Hal ini bertujuan untuk membuat para siswa menjadi kuat.

  • Menanamkan Rasa Kepedulian antar Sesama

Tahukah kamu kalau SMA Tarnus mengajarkan para siswanya untuk saling mengenal satu sama lain, lho. Para siswa diwajibkan untuk mengetahui nama dan wajah teman seangkatan yang bersekolah di sana. 

Bahkan, mereka juga harus mampu mengidentifikasi teman-temannya walau hanya dari suara atau cara berjalannya.

Hal ini bertujuan supaya menumbuhkan rasa kepedulian antar siswa dan mengajarkan untuk berempati terhadap sesama. Dengan begitu, diharapkan para lulusan dari SMA Tarnus ini memiliki jiwa sosial yang tinggi dan dapat dipraktekkan saat bersosial di masyarakat.

Nah, itulah beberapa keunggulan SMA Taruna Nusantara yang membuat para alumninya menjadi orang-orang yang berhasil dan sukses dalam berbagai bidang. 

Tak hanya menjadi TNI atau polisi, kamu tetap bisa meniti karir non militer walaupun bersekolah di tempat yang memiliki kurikulum semi militer seperti SMA Tarnus.

Untuk dapat mewujudkan impian bersekolah di sana, tentunya kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Salah caranya yaitu dengan belajar sungguh-sungguh supaya dapat meraih nilai tes seleksi yang tinggi dan diterima di SMA Tarnus. 

Ada baiknya, kamu mengikuti bimbingan belajar sebagai salah satu upaya persiapannya.

Baca juga : Wajib Tahu! Ini Dia Tes Masuk SMA Taruna Nusantara 2023

Pastikan kamu memilih bimbingan belajar yang berkualitas, terpercaya, dan memiliki pengajar yang profesional, ya. Pasalnya, hal ini akan membuat kamu lebih mudah dan nyaman dalam belajar. Hal ini pun akan meningkatkan pemahamanmu terhadap pelajaran. Sehingga juga membuka peluang diterima menjadi lebih besar.

Tak perlu pikir panjang lagi, yuk ikut bimbingan belajar di Bintang Pelajar. Dengan metode pengajaran yang asyik dan menyenangkan, banyak lulusan dari tempat kami yang berhasil mencapai tujuannya, termasuk ke SMA Taruna Nusantara ini!

Referensi Artikel

 

Artikel Lainnya

Persiapkan dirimu untuk menjadi pejuang SNBT tahun ini! 🔥

X

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda yang artinya,

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

HR. Bukhari, no. 1901

24 Ramadhan 1445 H

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda,

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni.”

HR. Ahmad

29 Ramadhan 1445 H

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” 

HR. Ath Thoyalisi

28 Ramadhan 1445 H

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.”

HR. Muslim

27 Ramadhan 1445 H

“Siapa yang menghadiri shalat ‘Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat ‘Isya dan Shubuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.

HR. Muslim no. 656 dan Tirmidzi no. 221

26 Ramadhan 1445 H

Al-Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah berkata:

“Wahai seorang yang telah menyia-nyiakan umurnya dalam perkara yang tidak bermanfaat; perbaikilah apa yang sudah berlalu pada malam lailatul qadar, karena beribadah satu malam padanya sama seperti (beribadah) seumur hidup.”

Lathaiful Ma’arif hal. 272

25 Ramadhan 1445 H

Do’a Lailatul Qadar

للَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ’ANNII (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).”

HR.Tirmizi dan yang lainnya

23 Ramadhan 1445 H

Yahya bin Mu’adz pernah berkata,

ليس بعارف من لم يكن غاية أمله من الله العفو

“Bukanlah orang yang arif (bijak) jika ia tidak pernah mengharap pemaafan (penghapusan dosa) dari Allah.”

Latha-if Al-Ma’arif, hlm. 362-363

22 Ramadhan 1445 H

Dikatakan oleh Imam Malik dalam Al-Muwatha’, Ibnul Musayyib menyatakan,

“Siapa yang menghadiri shalat berjamaah pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar tersebut.”

Latha-if Al-Ma’arif, hlm. 329

21 Ramadhan 1445 H