Bimbel Masuk PTN: 8 Tips Masuk PTN Incaran
bimbel masuk ptn

Bagikan :

Meneruskan studi ke PTN favorit dan jurusan yang sesuai passion merupakan impian bagi siswa SMA yang akan lulus. Namun, mengingat tingginya tingkat persaingan masuk PTN, kamu butuh persiapan matang sejak jauh-jauh hari. Tak cukup dengan mengandalkan belajar di sekolah saja, kamu perlu mengikuti bimbel masuk PTN agar bisa lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Selain itu, ada sejumlah persiapan yang sebaiknya dilakukan sejak tahun pertama. Berikut ini tips lolos seleksi PTN yang perlu kamu ketahui

1. Pahami dan Tentukan Pilihan Jalur Seleksi PTN

Untuk masuk perguruan tinggi negeri, ada tiga jalur yang dapat kamu pilih, yaitu SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri. Ketiganya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Begitupun dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon mahasiswa.

Buat kamu yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik bisa mengikuti seleksi lewat jalur SNBP. Untuk prestasi akademik, pastikan nilai rapormu masuk ke dalam 40% tertinggi khusus bagi sekolah akreditasi A. Sementara untuk sekolah akreditasi B, nilai rapor harus masuk ke dalam 25% tertinggi dan 5% tertinggi untuk sekolah akreditasi C. 

Berbeda dari SNBP, prestasi non-akademik pun tidak berlaku di jalur SNBT dan Mandiri. Kesuksesan peserta seleksi jalur ini tergantung pada kemampuan akademik dan skolastik. Terakhir ada jalur Seleksi Mandiri untuk menjaring siswa yang profil kompetensi akademiknya sesuai dengan profil masing-masing PTN. Makin awal menentukan pilihan jalur seleksi PTN justru makin baik, sehingga persiapannya tidak mepet.

2. Memilih Bimble PTN Terbaik

Setelah mengetahui jalur seleksi mana yang akan diambil, kini saatnya kamu memilih bimbel terbaik untuk persiapan masuk perguruan tinggi. Ada sejumlah faktor yang bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih bimbel di Bogor untuk seleksi PTN. Mulai dari program yang ditawarkan, mentor, biaya, sistem bimbingan belajar, hingga tingkat keberhasilan alumni.

Bimbel yang menawarkan program lengkap mulai dari jenjang kelas 10, 11, 12, dan gap year bisa jadi pilihan alternatif. Selain itu, pertimbangkan pula bimbel yang menggabungkan sistem pembelajaran online dan offline. Dengan begitu, kamu tidak perlu takut ketinggalan materi saat berhalangan hadir karena masih bisa mengikuti bimbel secara online. 

Kamu pun perlu melakukan riset kecil-kecilan untuk mengetahui guru bimbel masuk PTN. Riset bisa dilakukan lewat website resmi atau datang dan bertanya langsung ke lembaga. Pada tahap ini, pastikan bahwa guru di lembaga tersebut benar-benar kompeten di bidangnya dan mempunyai track record positif. 

Sebagian orang mungkin menganggap remeh perihal guru di lembaga bimbel. Padahal, bagus tidaknya guru akan mempengaruhi tingkat penyerapan materi. Sederhananya, input yang berkualitas Insya Allah akan menghasilkan output berkualitas pula.

3. Kenali Minat dan Kompetensi

Tips masuk perguruan tinggi yang selanjutnya adalah mengenali minat dan kompetensi. Tidak peduli sekalipun kamu terdaftar di bimbel Depok dengan biaya paling mahal, bila tidak mengenali minat dan kompetensi, kamu bisa salah dalam memilih kampus dan program studi. 

Salah pilih jurusan dan kampus bisa berakibat fatal pada studimu nanti. Apalagi, jenjang S-1 membutuhkan waktu selama 4 tahun. Jangan sampai berhenti di tengah jalan dengan alasan salah pilih jurusan.

Sama seperti memilih bimbel SMA, kamu dapat mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan riset jurusan dan kampus yang akan dituju. Untuk mendapatkan gambaran terkait jurusan yang akan dipilih, kamu bisa mencari tahu lewat silabus. Selain itu, cari tahu juga daya tampung serta tingkat keketatan prodi. 

Dengan mengenali minat dan kompetensi diri, kamu juga bisa mengukur kebutuhan selama mengikuti bimbel SNBT. Dengan begitu, kamu akan mengetahui materi apa saja yang sudah dikuasai dan apa yang harus dipelajari lagi agar lolos seleksi perguruan tinggi.

4. Pelajari Materi yang Belum Dikuasai

Soal tes UTBK/SNBT pada dasarnya adalah bentuk evaluasi terhadap pengetahuan dan cara berpikir kamu dalam menyelesaikan masalah. Alih-alih menghafalkan rumus, kamu harus memahami konsep dasar dari soal-soal tersebut. Oleh karenanya, jangan bosan-bosan mempelajari materi yang belum kamu kuasai selama mengikuti bimbel UTBK.

Bila ada materi yang membingungkan, jangan ragu untuk menanyakannya pada mentor. Ketika kamu berhasil memahami konsep dasarnya secara baik, maka kamu akan bisa menyelesaikan materi tersebut meskipun disajikan dalam bentuk soal yang berbeda-beda.

5. Perbanyak Latihan Soal

Mengikuti bimbel masuk PTN saja tidak menjamin kamu akan sukses masuk PTN impian. Terlebih, atmosfer persaingan sangat kental terasa saat hari H. Meskipun sudah memahami materi yang diujikan, kamu bisa saja gagal hanya karena grogi dan hal lainnya. Bahkan, tidak sedikit peserta SNBT yang nge-blank lantaran gugup harus bersaing dengan ribuan peserta seleksi dari berbagai daerah.

Guna meminimalisir hal semacam ini, kamu perlu memperbanyak latihan soal. Tantang dirimu untuk menyelesaikan berbagai bentuk soal dari bimbel seleksi PTN dan lakukan evaluasi secara rutin. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui progresmu dalam menyelesaikan soal latihan.

6. Buat Timeline Per Hari untuk Memudahkanmu Belajar

Sebagian orang mungkin mengalami kesulitan dalam membagi waktu untuk mempelajari beberapa materi. Agar lebih mudah, kamu bisa membuat timeline per hari. Cara ini juga melatih kedisiplinan dalam mempelajari materi yang belum dikuasai maupun yang sudah.

Bila perlu, buatlah deadline untuk materi yang sulit supaya lebih terpacu dalam mempelajari. Kendati demikian, jangan terlalu memaksakan diri juga. Atur porsi belajar dan istirahatmu secara seimbang agar tidak stres dalam persiapan seleksi perguruan tinggi negeri impianmu.

7. Mengikuti Try Out

Ketika memilih bimbel online SMA, pastikan bahwa lembaga tersebut menyediakan tryout untuk persiapan masuk PTN. Tryout berfungsi untuk mengukur sejauh mana pemahamanmu terhadap materi yang telah dipelajari selama ini. Tak hanya itu, tryout juga membantu mempersiapkan mentalmu dalam menghadapi hari H nanti.

Biasanya, tryout yang diadakan oleh bimbel jumlahnya terbatas. Untuk itu, kamu bisa mencari informasi tryout SNBT/UTBK di luar bimbel supaya kemampuanmu makin terasah. Jangan lupa juga untuk melakukan evaluasi hasil tryout SNBT.

8. Pahami Prosedur Seleksi PTN

Tips terakhir dan tak kalah penting adalah memahami prosedur seleksi PTN. Jangan sampai usahamu ikuti bimbel masuk PTN sia-sia karena kekeliruan administrasi yang membuatmu gagal mengikuti seleksi. Supaya hal semacam ini tidak terjadi, pastikan kamu benar-benar memahami prosedur seleksi di tiap-tiap tahapnya. Bila menemukan kesulitan, kamu bisa berkonsultasi dengan mentor di bimbel.

Baca juga: Masuk PTN Sesuai Potensi Diri, Memang Bisa?

Pada dasarnya delapan tips di atas adalah bentuk ikhtiar untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Lakukan usahamu semaksimal mungkin agar diterima di kampus dan jurusan impianmu. Yuk, perjuangkan impianmu bersama Bintang Pelajar sebagai bimbel pilihanmu untuk masuk PTN. Informasi terkait layanan, program, cabang, hingga biaya bimbel bisa kamu dapatkan di situs resmi kami atau hubungi 0822-2666-8651. Terakhir, jangan lupa bertawakal pada Allah untuk hasil akhir seleksi PTN!

Artikel Lainnya

Persiapkan dirimu untuk menjadi pejuang SNBT tahun ini! 🔥

X

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda yang artinya,

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

HR. Bukhari, no. 1901

24 Ramadhan 1445 H

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda,

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni.”

HR. Ahmad

29 Ramadhan 1445 H

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” 

HR. Ath Thoyalisi

28 Ramadhan 1445 H

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.”

HR. Muslim

27 Ramadhan 1445 H

“Siapa yang menghadiri shalat ‘Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat ‘Isya dan Shubuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.

HR. Muslim no. 656 dan Tirmidzi no. 221

26 Ramadhan 1445 H

Al-Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah berkata:

“Wahai seorang yang telah menyia-nyiakan umurnya dalam perkara yang tidak bermanfaat; perbaikilah apa yang sudah berlalu pada malam lailatul qadar, karena beribadah satu malam padanya sama seperti (beribadah) seumur hidup.”

Lathaiful Ma’arif hal. 272

25 Ramadhan 1445 H

Do’a Lailatul Qadar

للَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ’ANNII (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).”

HR.Tirmizi dan yang lainnya

23 Ramadhan 1445 H

Yahya bin Mu’adz pernah berkata,

ليس بعارف من لم يكن غاية أمله من الله العفو

“Bukanlah orang yang arif (bijak) jika ia tidak pernah mengharap pemaafan (penghapusan dosa) dari Allah.”

Latha-if Al-Ma’arif, hlm. 362-363

22 Ramadhan 1445 H

Dikatakan oleh Imam Malik dalam Al-Muwatha’, Ibnul Musayyib menyatakan,

“Siapa yang menghadiri shalat berjamaah pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar tersebut.”

Latha-if Al-Ma’arif, hlm. 329

21 Ramadhan 1445 H