Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Tempat Bimbel Padang
bimbel padang

Bagikan :

Saat ini terdapat banyak sekali instansi bimbel Padang yang tersebar, akan tetapi sebagai orang tua, Ayah dan Bunda harus selektif dalam memilih tempat bimbel untuk anak. Berbagai tempat bimbel sekarang ini memang hadir dengan banyak tawaran menarik serta keunggulannya masing-masing, namun menentukan tempat bimbel tak boleh asal-asalan.

Ada sejumlah poin penting yang sebaiknya diperhatikan saat Ayah Bunda memilihkan tempat bimbel. Apa saja hal yang harus diperhatikan dalam memilih tempat bimbel tersebut? Simak artikel berikut ini, ya.

1. Kenyamanan Tempat Bimbel

Faktor kenyamanan adalah salah satu yang utama yang bisa mempengaruhi proses belajar anak Ayah dan bunda di tempat bimbel. Sebaiknya ajak anak Ayah dan bunda mendatangi langsung dan berkeliling terlebih dahulu melihat-lihat suasana tempat bimbel tersebut.

Jangan lupa, Ayah dan Bunda juga harus pastikan bahwa anak Ayah dan bunda betul-betul yakin dengan pilihan bimbel tersebut, tanyakan dahulu apakah nyaman atau tidak, serta pertanyaan lain seputar hal tersebut.

2. Metode Belajarnya

Saat memilih tempat bimbel Padang maupun tempat bimbel lainnya, pastikan juga Ayah Bunda memperhatikan seperti apa metode belajar atau metode pembelajaran yang diterapkan tempat bimbel tersebut. Tiap tempat bimbel tentunya mempunyai metode masing-masing dalam memberi materi pembelajaran kepada para siswanya.

Ayah dan Bunda perlu mengetahui apa bahan materi pembelajaran yang nanti didapatkan, jangan sampai bahan materi tersebut tidak relevan dengan materi pembelajaran yang didapat dari sekolah.

3. Fasilitas Tempat Bimbel

Selanjutnya adalah terkait dengan fasilitas yang ada di tempat bimbingan belajar tersebut. Biasanya, fasilitas yang ada pada tempat bimbingan belajar atau bimbel sangat berkaitan erat dengan biaya yang diberlakukan. Tidak hanya mengenai segi biaya, fasilitas juga berkaitan erat dengan perkembangan belajar anak Ayah dan bunda selama di tempat bimbel tersebut.

Fasilitas yang baik dapat menunjang perkembangan belajar anak Ayah dan bunda dan hal tersebut penting sekali. Fasilitas umum yang biasanya harus disediakan di tempat bimbel yaitu seperti koneksi internet, komputer, ruang kelas yang memadai, dan lain-lain. Tentunya fasilitas tersebut harus dalam pengawasan oleh pihak bimbingan belajar tersebut dan tidak digunakan secara sembarangan.

4. Jumlah Siswa di Dalam Kelas Bimbel

Jumlah siswa di dalam kelas bimbel berpengaruh pada proses pembelajaran dan ini penting sekali diperhatikan saat memilih bimbel contohnya saat memilih bimbel Pradita Dirgantara untuk bisa masuk SMA Pradita Dirgantara.

Semakin banyak siswa di kelas mungkin bisa membuat anak ayah dan bunda sulit untuk berkonsentrasi. Justru proses belajar bisa lebih efektif apabila jumlah siswa di kelas sedikit. Salah satu harapan ayah dan Bunda sebagai orang tua mendaftarkan anak ayah dan bunda di tempat bimbingan belajar tentunya adalah agar mendapat kualitas serta perhatian lebih saat proses belajar, bukan?

5. Tenaga Pengajar Bimbel

Pastikan tempat bimbel yang Ayah Bunda pilihkan tersebut memiliki tenaga pengajar yang berkualitas dan benar-benar berpengalaman. Tenaga pengajar atau guru yang berpengalaman bisa mengajar siswa lebih maksimal dan Insya Allah bisa membantunya menjadi siswa berprestasi.

Akan lebih maksimal lagi jika tenaga pengajar tersebut sudah terlatih dan memahami karakter-karakter tiap siswanya, dengan begitu proses belajar menjadi terasa lebih menyenangkan.

Tenaga pengajar atau guru yang sudah memahami perbedaan karakter siswa dan bisa memosisikan diri tidak hanya sebagai guru tetapi juga sebagai teman belajar bagi siswa akan membuat siswa merasa tidak canggung

Baca juga: Masuk PTN Sesuai Potensi Diri, Memang Bisa?

Jadi, memang memilih tempat bimbel itu tidak bisa sembarangan, ya. Itulah dia terkait poin-poin penting yang sebaiknya diperhatikan saat Ayah Bunda memilih tempat bimbel misalnya saat memilih tempat bimbel di Padang atau tempat bimbel di daerah lainnya. Untuk informasi bimbel silahkan hubungi: 0813-1560-2041

Artikel Lainnya

Persiapkan dirimu untuk menjadi pejuang SNBT tahun ini! 🔥

X

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda yang artinya,

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

HR. Bukhari, no. 1901

24 Ramadhan 1445 H

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda,

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni.”

HR. Ahmad

29 Ramadhan 1445 H

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” 

HR. Ath Thoyalisi

28 Ramadhan 1445 H

الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ – يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.”

HR. Muslim

27 Ramadhan 1445 H

“Siapa yang menghadiri shalat ‘Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat ‘Isya dan Shubuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.

HR. Muslim no. 656 dan Tirmidzi no. 221

26 Ramadhan 1445 H

Al-Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah berkata:

“Wahai seorang yang telah menyia-nyiakan umurnya dalam perkara yang tidak bermanfaat; perbaikilah apa yang sudah berlalu pada malam lailatul qadar, karena beribadah satu malam padanya sama seperti (beribadah) seumur hidup.”

Lathaiful Ma’arif hal. 272

25 Ramadhan 1445 H

Do’a Lailatul Qadar

للَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ’ANNII (artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).”

HR.Tirmizi dan yang lainnya

23 Ramadhan 1445 H

Yahya bin Mu’adz pernah berkata,

ليس بعارف من لم يكن غاية أمله من الله العفو

“Bukanlah orang yang arif (bijak) jika ia tidak pernah mengharap pemaafan (penghapusan dosa) dari Allah.”

Latha-if Al-Ma’arif, hlm. 362-363

22 Ramadhan 1445 H

Dikatakan oleh Imam Malik dalam Al-Muwatha’, Ibnul Musayyib menyatakan,

“Siapa yang menghadiri shalat berjamaah pada malam Lailatul Qadar, maka ia telah mengambil bagian dari menghidupkan malam Lailatul Qadar tersebut.”

Latha-if Al-Ma’arif, hlm. 329

21 Ramadhan 1445 H