Subuh --:--
Dzuhur --:--
Ashar --:--
Maghrib --:--
Isya --:--
MEMUAT Jadwal...
Apakah Setan Menyukai Musik? Penjelasan Berdasarkan Dalil
hukum musik dalam islam

Alhamdulillah, ash-shalatu wassalamu ‘ala Rasulillah, wa ‘ala alihi wa man walah, amma ba’du.

Jawaban ringkas: Ya. Berdasarkan sejumlah dalil, setan menyukai musik dan senang bila manusia memainkannya, karena musik termasuk lahwal hadis (perkataan yang melalaikan), disebut sebagai โ€œsuara setanโ€, bahkan diistilahkan oleh Ibnul Qayyim sebagai โ€œQurโ€™an-nya setanโ€. Berikut rincian dalilnya.

Musik termasuk โ€œlahwal hadisโ€ yang dicintai setan

Setan menyukai musik dan senang jika manusia memainkannya, karena musik termasuk lahwal hadis โ€” yaitu perkataan atau hiburan sia-sia yang melalaikan manusia dari mengingat Allah. Allah taโ€™ala berfirman:

ูˆูŽู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดู’ุชูŽุฑููŠ ู„ูŽู‡ู’ูˆูŽ ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ู„ููŠูุถูู„ูŽู‘ ุนูŽู†ู’ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุจูุบูŽูŠู’ุฑู ุนูู„ู’ู…ู

โ€œDan di antara manusia ada orang yang mempergunakan lahwal hadis (perkataan yang tidak berguna) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa ilmuโ€ฆโ€ (QS. Luqman: 6)

Mendengarkan musik juga tergolong maksiat yang dapat melalaikan dari mengingat Allah. Padahal melalaikan manusia dari dzikir dan shalat adalah tujuan setan. Allah taโ€™ala berfirman:

ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ูŠูุฑููŠุฏู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ุฃูŽู†ู’ ูŠููˆู‚ูุนูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูู…ู ุงู„ู’ุนูŽุฏูŽุงูˆูŽุฉูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ุถูŽุงุกูŽ

โ€œSesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamuโ€ฆ dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat.โ€ (QS. Al-Maidah: 91)

Musik disebut sebagai โ€œsuara setanโ€

Musik juga disebut sebagai suara setan. Allah taโ€™ala berfirman kepada iblis:

ูˆูŽุงุณู’ุชูŽูู’ุฒูุฒู’ ู…ูŽู†ู ุงุณู’ุชูŽุทูŽุนู’ุชูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ุจูุตูŽูˆู’ุชููƒูŽ

โ€œDan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan suaramu (wahai setan).โ€ (QS. Al-Isra: 64)

Seorang ulama tabiโ€™in, Mujahid bin Jabr rahimahullah, menafsirkan bahwa โ€œsuara setanโ€ dalam ayat ini maknanya adalah al-ghinaโ€™ย  yaitu nyanyian yang diiringi musik.

Alat musik dinamai โ€œseruling setanโ€ oleh Abu Bakar

Ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu โ€˜anhu mendapati dua anak perempuan bermain rebana di rumah Nabi, beliau berkata:

ู…ูุฒู’ู…ูŽุงุฑู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ูุŸ

โ€œSeruling setan? Seruling setan?โ€ (HR. Bukhari no. 3931)

Ini menunjukkan bahwa Abu Bakar radhiyallahu โ€˜anhu memahami alat musik sebagai โ€œseruling setanโ€, dan Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam tidak mengingkari penamaan tersebut.

Setan menggoda dengan nyanyian saat bepergian

Ketika dalam perjalanan, setan turut menggoda manusia untuk bernyanyi dengan musik. Abdullah bin Masโ€™ud radhiyallahu โ€˜anhu berkata bahwa jika seseorang menaiki kendaraan tanpa menyebut nama Allah, setan akan membonceng dan membisikinya untuk bernyanyi. (Riwayat dalam Dzammul Malahi, no. 40)

Kesimpulan Ibnul Qayyim: musik adalah โ€œQurโ€™an-nya setanโ€

Dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa setan menyukai musik. Bahkan Ibnul Qayyim rahimahullah menyebut musik sebagai Qurโ€™an-nya setan:

ุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู’ุบูู†ูŽุงุกูŽ ุงู„ู’ู…ูุญูŽุฑูŽู‘ู…ูŽ ู‚ูุฑู’ุขู†ู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู

โ€œKesimpulannya, nyanyian yang haram (yang diiringi musik) adalah Qurโ€™an-nya setanโ€ฆโ€ (Ighatsatul Lahafan, 1/254)

Oleh karena itu, sebagaimana setan lari dari rumah yang dibacakan Al-Qurโ€™an di dalamnya, maka rumah yang senantiasa diperdengarkan musik justru mengundang kehadiran setan. Allahul mustaโ€™an.

Wallahu aโ€™lam, semoga Allah taโ€™ala memberi taufik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

โ“Apakah benar setan menyukai musik?
Ya. Berdasarkan QS. Luqman: 6, QS. Al-Isra: 64, hadits Bukhari no. 3931, dan keterangan Ibnul Qayyim, musik termasuk hal yang disukai dan digunakan setan untuk melalaikan manusia dari mengingat Allah.

โ“Apa itu โ€œlahwal hadisโ€ dalam QS. Luqman: 6?
Lahwal hadis adalah perkataan atau hiburan sia-sia yang melalaikan dari jalan Allah. Sebagian ulama menafsirkannya mencakup nyanyian dan musik.

โ“Mengapa musik disebut โ€œsuara setanโ€?
Merujuk QS. Al-Isra: 64, ulama tabiโ€™in Mujahid bin Jabr menafsirkan โ€œsuara setanโ€ sebagai al-ghinaโ€™, yaitu nyanyian yang diiringi musik.

โ“Mengapa Ibnul Qayyim menyebut musik โ€œQurโ€™an-nya setanโ€?
Karena musik yang haram menjadi pengganti dan penghalang dari Al-Qurโ€™an di hati pendengarnya, sebagaimana beliau jelaskan dalam Ighatsatul Lahafan (1/254).

Rujukan: Al-Qurโ€™an (Luqman 6, Al-Maidah 91, Al-Isra 64); Sahih Bukhari no. 3931; Dzammul Malahi no. 40; Ibnul Qayyim, Ighatsatul Lahafan 1/254. Disarikan dan disusun ulang dari KonsultasiSyariah.com.

Baca juga: Karakter Muslim: Selalu Menebar Manfaat dan Memberi Dampak Positif

Bagikan :

BP Mengaji

Mau konsultasi terkait keislaman?

Silakan ajukan pertanyaan melalui formulir berikut ini, Insyaallah Konsultan Keislaman Bintang Pelajar akan bantu jelaskan.